Rabu, 17 Maret 2021

SALAM SENJA JELANG MAGRIB

MENUJU SHALAT DZUHUR

SURAH WANITA


سُوۡرَةُ النِّسَاء
بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

يَـٰٓأَيُّہَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُواْ رَبَّكُمُ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن نَّفۡسٍ۬ وَٲحِدَةٍ۬ وَخَلَقَ مِنۡہَا زَوۡجَهَا وَبَثَّ مِنۡہُمَا رِجَالاً۬ كَثِيرً۬ا وَنِسَآءً۬‌ۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ ٱلَّذِى تَسَآءَلُونَ بِهِۦ وَٱلۡأَرۡحَامَ‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَيۡكُمۡ رَقِيبً۬ا (١) وَءَاتُواْ ٱلۡيَتَـٰمَىٰٓ أَمۡوَٲلَہُمۡ‌ۖ وَلَا تَتَبَدَّلُواْ ٱلۡخَبِيثَ بِٱلطَّيِّبِ‌ۖ وَلَا تَأۡكُلُوٓاْ أَمۡوَٲلَهُمۡ إِلَىٰٓ أَمۡوَٲلِكُمۡ‌ۚ إِنَّهُ ۥ كَانَ حُوبً۬ا كَبِيرً۬

  • Surah WANITA
  • Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
  • Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya [1] Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan [mempergunakan] nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain [2], dan [peliharalah] hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. (1) Dan berikanlah kepada anak-anak yatim [yang sudah baligh] harta mereka, jangan kamu menukar yang baik dengan yang buruk dan jangan kamu makan harta mereka bersama hartamu. Sesungguhnya

MENUJU SHALAT SUBUH

Selasa, 16 Maret 2021

Ustaz Ini Sebut Gambaran Indonesia Ternyata Ada dalam Alquran

Ustaz Mayor Laut Jayadi mengungkap jika kondisi Indonesia terdapat dalam Alquran. Pendakwah yang juga anggota TNI itu mengatakan, bahwa Indonesia terdiri dari 70 persen lautan dan 30 persen daratan.

Perihal ini mirip dengan komposisi bumi secara keseluruhan. Menurutnya dari 6.236 total ayat dalam Alquran, ada 45 ayat membicarakan tentang lautan dan daratan. Kemudian 32 ayat bicara tentang lautan dan 13 ayat tentang daratan.

"Maka jika dipersenkan 70 persen membicarakan lautan dan 30 persen membicarakan daratan," kata Ustaz Mayor Laut Janadi seperti dikutip umma dari Suara.com 

Seperti halnya yang terdapat dalam Al Quran, Allah SWT berfirman bahwa: 

Wa huwalla sakhkharal-bara lita`kul min-hu laman ariyyaw wa tastakhrij min-hu ilyatan talbasnah, wa taral-fulka mawkhira fhi wa litabtag min falih wa la’allakum tasykurn 

Artinya: Dan Dialah, Allah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan daripadanya daging yang segar (ikan), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai; dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur. 

Lebih lanjut, Ustaz Jayadi mengimbau bahwa dengan segala kelimpahan dan kekayaan sumber daya alam di Indonesia, masyarakat dan pemerintah wajib senantiasa menjaganya. Apalagi masa depan Indonesia berada di lautan. 

"Karena di dalamnya terdapat berbagai macam kekayaan, jika kita maanfaatkan dan kelola secara optimal, Insyallah akan dapat memajukan dan mensejahterkan rakyat Indonesia. Itulah anugrah Allah yang diberkan kepada masyarakat Indonesia," imbuhnya.

SHALAT MAGRIB

MENANTI SHALAT DZUHUR

MENUJU SHALAT SUBUH

Senin, 15 Maret 2021

Jangan Ditinggalkan, Sholat Subuh Dapat Menghapus Dosa Setengah Umur, Simak Penjelasannya

 

Rasulullah SAW memberitahukan bahwa sholat merupakan penghapus dosa yang diperbuat oleh seseorang antara sholat saat ini dan sebelumnya.

Sholat subuh juga merupakan sholat wajib yang paling sedikit jumlah rakaatnya, hanya dua rakaat saja. Namun, ia menjadi standar keimanan seseorang dan ujian terhadap kejujura, karena waktunya sangat sempit.

Dikutip mantrasukabumi.com dari Buku Mukjizat Sholat karya Noegarsyah Moede Gayo pada Senin 15 Maret 2021, berikut amalan sholat subuh sebagai penghapus dosa setengah umur.

Sholat fardhu dan sunnah merupakan media komunikasi antara seorang hamba dengan Allah SWT, untuk bermunajat kepada-Nya, baik urusan dunia maupun urusan akhirat.

Diriwayat dari Abu Hurairah r.a bahwa Rasulullah Saw bersabda:

Artinya: "Sholat lima waktu, Jumat, dan Ramadhan ke Ramadhan adalah penghapus dosa di antara keduanya, (Apabila orang tersebut) menjauhi dosa-dosa besar." (HR Muslim).

Pada hadis yang lain dinyatakan oleh Usman bin Affan r.a bahwa ia mendengar Rasulullah Saw bersabda:

Artinya: "Seorang muslim pun yang apa bila datang waktu sholat wajib, ia menyempurnakan wudhu, kekhusyukan, dan rukuknya, maka perbuatannya tersebut menjadi penghapus dosa-dosa yang telah lalu, selama ia tidak melakukan dosa besar, dan itu sepanjang masa," (HR Muslim).

Sungguh luar biasa, Rahmat Allah SWT, dianugrahi kepada hambaNya yang shaleh tanpa batas dan pamrih.

Coba perhatikan bahwa saat antara sholat 'Isya dan sholat subuh adalah waktu terlama jika dibandingkan dengan sholat-sholat fardhu lainnya, yakni malam secara keseluruhan.

Sholat subuh pun menjadi paling utama yang diwajibkan orang muslim di samaping sholat ashar. Hal ini dibuktikan, bahwa sholat subuh pelaksanaannya dikerjakan dua rakaat sebagaimana yang kita laksanakan pada saat ini.

Adapun sholat ashar pada awalnya dua rakaat kemudian setelah peristiwa Isra Miraj ditambah menjadi emat rakaat. Sedangkan sholat subuh masih tetap sebagiaman diwajibkan pertama kali kepada Nabi Muhammad Saw beserta umatnya.

Dengan demikian sholat subuh menjadi penghapus dosa setengah hari dan sholat yang lainnya menjadi penghapus separuh harinya lagi.

Ini berarti sholat shubuh menjadi penghapus dosa setengah umur bagi mereka yang senantiasa melaksanakannya, dan sholat-sholat yang lain menghapus separuh usianya lagi.

Kondisi ini bisa terjadi apabila ia menjauhi dosa-dosa besar, seperti menyekutukan Allah dan mendurhakai kedua orang tuanya. Inilah yang sebenarnya keutamaan yang amat besar dan tidak dapat diukur dengan sesuatu apapun.

Disamping keistimewaan dari sholat subuh, sholat ini pun menjadi godaan terberat umat islam untuk melaksanakannya. Pasalnya, waktu subuh merupakan waktu nikmatnya tidur, dan tidak sedikit orang yang dapat meninggalkannya.

Demikian ada banyak pahala bagi orang yang melaksanakan sholat subuh dan bangun sebelum subuh, salah satunya dapat menghapus dosa setengah umur

Hadiahkan Al Fatihah untuk Diri Sendiri, Ini Cara Mengamalkannya dan Rasakan Manfaat serta Keutamaannya

diamalkan.

Hal itu sangat dianjurkan bagi umat Islam. Salah satu yang paling penting, adalah membaca, memahami serta mengamalkan apa yang terkandung di dalam surat Al Fatihah.

Arti surat al Fatihah memiliki makna mendalam dan manfaat yang luar biasa. Sebab surat al Fatihah merupakan surat pembuka dalam Al Quran.

Arti Al Fatihah merupakan surat yang paling agung dalam Al Quran. Dari hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Rasulullah mengatakan surat Al Fatihah merupakan surat yang paling agung dalam Al Quran.

Secara artiah dasar, Al-Fatihah memiliki artian sebagai 'Pembuka' atau 'Awalan'. Oleh karenanya, sebelum memulai berdoa atau melakukan ibadah lainnya, umat Islam di dunia mengawalinya dengan membaca Surah Al Fatihah terlebih dahulu.

Sebagaimana diberitakan portaljember.pikiran-rakyat.com sebelumnya dalam artikel: Manfaat Menghadiahkan Al-Fatihah untuk Diri Sendiri dan Cara Mengamalkannya

Namun pernahkah terpikirkan untuk mengirimkan Al Fatihah tersebut untuk diri sendiri? Karena ternyata, mengirimkan atau mengamalkan Al-Fatihah untuk diri sendiri itu memiliki manfaat yang tak kecil.

Manfaat pertama adalah dengan menghadiahi diri sendiri Surah Al-Fatihah, maka diibaratkan sedang menyirami sebuah tanaman dengan air bersih nan segar.

Dengan mengirimkan Al-Fatihah untuk diri sendiri, maka selain akan mendapatkan pahala karena membacanya, juga akan mendapatkan ketenangan.

Bahkan menurut jurnal yang ditulis oleh sekelompok cendekia muslim dari Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) di Terengganu, Malaysia, dengan mengamalkan Al-Fatihah tersebut, maka dapat mengurangi stres yang sedang membelenggu diri.

Dalam Islam sendiri memang ada doa-doa khusus untuk dapat mengatasi stres, akan tetapi dengan memberikan hadiah berupa bacaan Surah Al-Fatihah tersebut, maka akan menjadi obat yang mujarab bagi kesehatan mental manusia.

Selain itu dapat mencegah seseorang melakukan atau diperlakukan secara buruk. Seperti yang tertulis di Surah Al-Ankabut: 45.

Berikut ini cara untuk menghadiahkan Al Fatihah untuk diri sendiri.

1. Pertama dengan mengucapkan salam kepada diri sendiri.

2. Kemudian secara lembut, sebut atau panggil nama sendiri sebanyak 3 kali.

3. Setelah itu sentuhlah dada kiri di mana bersemanyam jantung dalam tubuh dengan menggunakan tangan kanan sembari berucap “Alhamdulillah.”

4. Lalu gunakan bahasa yang Anda mengerti dan berucaplah, “Aku menghadiahkan Al-Fatihah untuk diriku, lahir dan batinku sendiri. Yaa Allah, jaga, lindungi dan rawat hamba-Mu ini dari segala kebatilan. Limpahkanlah segala kebajikan dan rahmat yang Kau miliki,” kemudian bacalah Al-Fatihah sebanyak satu kali.

Sebenarnya, hal ini dapat dilakukan setiap kali selesai melaksanakan ibadah salat, akan tetapi lebih disarankan lagi untuk dilakukan saat pagi saat bangun dan usai menyelesaikan salat Subuh.

Semoga dengan memberikan hadiah Al-Fatihah kepada diri sendiri, maka akan mendapatkan ketenangan dan kekuatan dalam melakukan segala aktivitas dalam satu hari itu serta memperoleh lindungan dari Allah SWT.*

JADWAL SHALAT MAGRIB

Keputusan Muhammadiyah: Awal Waktu Sholat Subuh Ditambah 8 Menit

Penentuan waktu masuknya sholat termasuk sholat subuh adalah hal penting bagi muslim. Kapan fajar terbit akan berkaitan dengan empat jenis ibadah yang meliputi, penentuan awal salat subuh, akhir salat witir, awal ibadah puasa, dan akhir wukuf di Arafah. 

Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Syamsul Anwar mengungkapkan bahwa penentuan awal subuh harus akurat berdasarkan penelaahan teks Alquran dan Hadis, maupun realitas objektif di alam raya. Pada Musyawarah Nasional Tarjih ke-13 tahun 2020, Ulama-ulama Muhammadiyah berkumpul membahas titik ketinggian matahari di bawah ufuk pada saat fajar. 

Keputusannya, awal waktu sholat shubuh ditambah 8 menit. Hal itu disampaikan sebagaimana unggahan di kanal Youtube PP Muhammadiyah, Minggu (14/3/2021). 

"Mengapa Majelis Tarjih mengangkat persoalan ini karena banyaknya pertanyaan, bukan hanya di Indonesia melainkan juga di berbagai belahan dunia. Misalnya di Maroko sejumlah pemuda dengan sengaja menyantap makanan di bulan Ramadan pada saat azan subuh berkumandang sebagai sikap protes bahwa jadwal resmi masih terlalu pagi," ujar Syamsul Anwar.

Di Indonesia sendiri, masalah awal waktu subuh baru bergulir saat kedatangan seorang pendakwah asal Timur Tengah. Dai tersebut heran dengan kondisi subuh yang masih gelap namun azan telah berkumandang. Akhirnya masalah ini melahirkan perdebatan di kalangan para ahli dan keresahan di hati masyarakat. 

Majelis Tarjih turut menyumbang gagasan ihwal parameter terbit fajar dan memutuskan bahwa dip atau ketinggian matahari berada di -18 derajat di bawah ufuk.

"Hal ini juga menjadi koreksi dari yang sebelumnya -20 derajat berubah jadi -18 derajat. Artinya, waktu subuh yang selama ini dipakai terlalu pagi sekitar 8 menit," jelasnya. 

Pandangan ini didukung dengan pandangan mayoritas para ulama ahli astronomi yang sejauh yang bisa diakses Majelis Tarjih. Selain itu, sejumlah negara juga menggunakan kriteria awal waktu Subuh pada ketinggian matahari -18 derajat seperti Malaysia, Turki, Inggris, Prancis, Australia, dan Nigeria.


JADWAL SHALAT SUBUH

Minggu, 14 Maret 2021

Ini Tanda-Tanda Jodoh Menurut Al-quran, Cek Benarkah Dia Jodohmu?


Jodoh, rezeki dan kematian memang selalu menjadi rahasia Allah. Namun tanda-tanda jodoh dari Allah dapat diketahui dan dirasakan.

Segala macam doa hingga amalan-amalan untuk segera dipertemukan dengan jodoh dilakukan oleh banyak orang. Ada baiknya kita belajar membaca tanda-tanda jodoh dari Allah.

Petunjuk soal jodoh ini pun selalu jadi perhatian, beberapa orang selalu menerka-nerka jika bertemu dengan seseorang dan bertanya dalam hati, apakah ini jodoh dari Allah?

Ternyata tanda-tanda jodoh ini telah tertulis dalam Alquran di antaranya:

1. Sifat yang sama (An-Nur:28)

فَإِنْ لَمْ تَجِدُوا فِيهَا أَحَدًا فَلَا تَدْخُلُوهَا حَتَّىٰ يُؤْذَنَ لَكُمْ ۖ وَإِنْ قِيلَ لَكُمُ ارْجِعُوا فَارْجِعُوا ۖ هُوَ أَزْكَىٰ لَكُمْ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ

Fa il lam tajidụ fīhā aḥadan fa lā tadkhulụhā ḥattā yu`żana lakum wa ing qīla lakumurji'ụ farji'ụ huwa azkā lakum, wallāhu bimā ta'malụna 'alīm

Artinya: "Jika kamu tidak menemui seorangpun didalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu: "Kembali (saja)lah, maka hendaklah kamu kembali. Itu bersih bagimu dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan"

2. Merasa tentram (Ar-Rum:21)

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Wa min ayatihi an khalaqa lakum min anfusikum azwajal litaskunu ilaiha wa ja'ala bainakum mawaddataw wa rahmah, inna fi zalika la`ayatil liqaumiy yatafakkarun

Artinya: "Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir"

3. Diterima keluarga (Asy-Syura:11)

فَاطِرُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَمِنَ الْأَنْعَامِ أَزْوَاجًا ۖ يَذْرَؤُكُمْ فِيهِ ۚ لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ ۖ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

Fatirus-samawati wal-ard, ja'ala lakum min anfusikum azwajaw wa minal-an'ami azwaja, yazra`ukum fih, laisa kamislihi syai`, wa huwas-sami'ul-basir

Artinya: "(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dialah yang Maha Mendengar dan Melihat"

4. Memahami kita (Al-Furqan:74)

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Wallazina yaquluna rabbana hab lana min azwajina wa zurriyyatina qurrata a'yuniw waj'alna lil-muttaqina imama

Artinya: "Dan orang orang yang berkata: Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.

"Ayat ini berkaitan dengan cara hidup sakinah mawadah wa rahmah," ujar Ketua Ikatan Sarjana Quran Hadist Indonesia, Ustadz Fauzan Amin saat dihubungi, Senin (30/9/2019).

Ustadz Fauzan menambahkan, dalam rumah tangga pasti selalu ada masalah, baik disengaja atau tidak. Terdapat doa untuk menghindari konflik yang sering terjadi pada pasangan suami istri sehingga menjadi keluarga yang sakinah. Yaitu:

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

"Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri dan keturunan kami sebagai penyenang hati, dan jadikanlah kami imam (pemimpin) bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqon: 74).

"Intinya ikuti cara Nabi, ikuti petunjuk Alquran. Hidup akan tenang. Dalam keluarga, masalah pasti ada. Itu sunnatullah," terang Ustadz Fauzan Amin.

Dengan membaca doa, lanjutnya, setidaknya bisa mengurangi dampak buruk dari masalah rumah tangga yang dihadapi.

#AHAD 14 MARET 2021 01 Sha'ban 1442 H #18;19 (Witeng)